Senin, 25 Februari 2013

MASYARAKAT DIHARAPKAN IKUT AKTIF DALAM KEGIATAN P4K

Guna mencegah kematian ibu hamil dan bayi, masyarakat diharapkan ikut aktif dalam Kegiatan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Kasus kematian ibu hamil masih menjadi perhatian khusus, karenanya guna mencegah kematian pada ibu hamil, masyarakat diharapkan ikut aktif dalam kegiatan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Diungkapkan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Blitar Yuni Sri Wulandary, kegiatan P4K tersebut sudah diaplikasikan di hampir semua desa siaga di Kab. Blitar. Di mana implementasinya masyarakat ikut aktif mengawasi perkembangan kehamilan ibu hingga masa persalinan, mulai dari pencatatan dan pelaporan kehamilan, kelahiran dan kematian ibu dan bayi, penggalangan donor darah, penyediaan ambulance desa, penyediaan tabungan ibu bersalin dan pengumpulan dana sosial ibu bersalin. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat tentu dengan keaktifan si ibu hamil selama masa kehamilan, maka angka kematian ibu dan bayi bisa dicegah. Sementara berdasarkan data Dinas Kesehatan Kab. Blitar hingga Februari 2013, jumlah kematian ibu hamil sudah mencatat angka 18 kasus 7 diantaranya disebabkan oleh Pre Eklamasi Berat (PEB) atau keracunan kehamilan dan eklamasi kelanjutan dari kondisi PEB. Gejalanya seperti tekanan darah tinggi, kejang, dan kaki bengkak. Hal ini salah satunya disebabkan rendahnya kesadaran Ibu hamil dan masyarakat sekitar, untuk mengawasi dan mencatat setiap perkembangan atau perubahan yang terjadi selama masa kehamilan. Sehingga jika ditemui ada kejanggalan pada kondisi ibu hamil, bisa cepat diantisipasi. ( Irma Yuniar )www.blitarkab.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WARGA SUMBERASRI DALAM MEMPERINGATI HARI BUMI

              Sekitar seribu lebih peserta Jelajah Lereng Kelud tingkat Jawa Timur antusias mengikuti jelajah alam menyusuri pegunungan...