SOSIALISASI PROGRAM ALOKASI DANA DESA TAHUN 2014 KAB. BLITAR

Nglegok, 4 April 2014. 
          Sosialisasi ADD 2014 dilaksanakan BAPEMAS Kabupaten Blitar di Gedung KPRI Kecamatan Nglegok yang dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dari 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Nglegok, Sanankulon, Garum dan Ponggok..
Acara diawali sambutan Camat Nglegok Muslih Hadi Wibowo,SP, MM selaku tuan rumah. Dalam sambutannya Camat Nglegok mengatakan bahwa tempat Sosialisasi ADD yang seharusnya di Gedung Pemuda Kecamatan Nglegok akhirnya dilaksanakan di Gedung KPRI karena dipakai untuk menyimpan logisatik Pemilu 9 April mendatang. 
             Acara Sosialisasi ini merupakan agenda tahunan setiap kali memasuki tahun anggaran baru dimana setiap tahunnya mengalami perubahan Petunjuk Teknis mengingat perkembangan Program ini yang dinilai telah berhasil dalam percepatan pembangunan. sebagaimana diamanahkan UU Nomor 6 Tahun 2013 bahwa desa akan diberikan dana perimbangan sebesar Rp. 1,2 s/d 1,5 M per tahun sehingga desa nantinya akan menjadi perhatian dan fokus pengawasan.selain dari Inspektorat Kabupaten juga dari BPK dan Masyarakat seperti yang dipaparkan narasumber Joni Setyawan,M.Si.  
             Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2014 sebagai ajang tertib administrasi dan pertanggung jawaban. Sebagai persyaratan ADD desa harus menyelesaikan tahapan-tahapan diantaranya:
  1. Penyusunan RPJMDes (5 tahunan atau sesuai dengan masa jabatan Kepala Desa)
  2. RKPDes yang merupakan kesatuan dari APBDes dan output berupa LK ADD;
  3. Pengelolaan Kegiatan secara transparan, partisipatif;
  4. Desa wajib membuat LPPD, LKPj Kades (setiap tahun anggaran dan diakhir jabatan) Pasal 30 UU Nomor 6 Tahun 2013.
Besarnya alokasi masing-masing desa bervariatif berdasarkan pertimbangan Luas wilayah, Jumlah Penduduk, Jumlah Rumah Tangga Miskin  dan sebagainya yang dalam penggunaannya juga memperhatikan alokasi tambahan untuk :
  • Karang Wreda / Pemberdayaan Lansia
  • Operasional KPMD
  • Pembangunan sistem informasi manajemen Pemerintahan Desa (berupa aplikasi)
  • Optimalisasi Profil Desa / Pendataan dan pemetaan BUMDes

           Guna menyiapkan sumberdaya / kapasitas pelaku program BAPEMAS Kabupaten Blitar dalam tahun2014 ini akan mengadakan Bimbingan Teknis kepada Kepala Desa, Sekretaris Desa, BPD dan LPMD agar pelaksanaan program pembangunan di desa sesuai harapan. Mbah Drik

SAH ATAU TIDAK SAHNYA SUARA PADA PILEG 2014

 "SATU SURAT SUARA = SATU SUARA"

JIKA TANDA COBLOS PADA :
    • KOLOM PARPOL SAJA, DINYATAKAN SAH UNTUK "PARTAI POLITIK"
    • KOLOM CALON SAJA, DINYATAKAN SAH UNTUK "CALON"
    • KOLOM PARPOL DAN KOLOM CALON, DINYATAKAN SAH UNTUK "CALON"
    • KOLOM PARPOL DAN LEBIH DARI SATU KOLOM CALON DINYATAKAN SAH UNTUK PARTAI POLITIK
    • KOLOM PARPOL DENGAN TANDA COBLOS LEBIH DARI SATU, DINYATAKAN SAH UNTUK "PARTAI POLITIK"
    • KOLOM SALAH SATU CALON DENGAN TANDA COBLOS LEBIH DARI SATU, DINYATAKAN SAH UNTUK "CALON"
    • KOLOM DIANTARA DUA CALON DARI PARPOL YANG SAMA, DINYATAKAN SAH UNTUK " PARTAI POLITIK"
    • TEPAT PADA GARIS KOLOM PARPOL, DINYATAKAN SAH UNTUK " PARTAI POLITIK".
    • KOLOM WARNA ABU-ABU PADA SURAT SUARA DIBAGIAN BAWAH KOLOM PARPOL (TIDAK TERDAPAT NO URUT DAN NAMA CALON), DINYATAKAN SAH  UNTUK "PARTAI POLITIK".
    • LEBIH DARI SATU KOLOM CALON PADA PARTAI YANG SAMA DINYATAKAN SAH UNTUK "PARTAI POLITIK"
    • KOLOM CALON DAN PADA TANDA ABU-ABU DIBAGUAN BAWAH, DINYATAKAN SAH UNTUK" CALON"
    •  
    • KOLOM CALON ATAU PARPOL DARI DUA PARPOL YANG BERBEDA DINYATAKAN "TIDAK SAH"
    • DAERAH DILUAR KOLOM YANG TERSEDIA DINYATAKAN TIDAK SAH
    • DIANTARA DUA KOLOM PARPOL,DINYATAKAN TIDAK SAH
    • KOLOM PARPOL DAN KOLOM CALON DARI PARPOL YANG SAMA NAMUN ADA JUGA TANDA COBLOS DILUAR KOLOM, DINYATAKAN TIDAK SAH
 SUMBER : Mbah Ndrik//Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara PPK Kecamatan Nglegok

INFO HARGA BIBIT DURIAN WARADESA TERKINI


HARGA BIBIT DURIAN Rp.45.000,00/1 BATANG (Di lokasi) 
Pemesanan langsung 
di KIM Waradesa RT 01 RW 11 Sumberasri Kec.Nglegok Kab.Blitar
Hubungi : Endrik 081334502666
PIN BB 25AC1838 



BAGAIMANA PERSIAPAN PEMILIHAN UMUM 2014 DI NGLEGOK ??

Nglegok, 2 April 2014.
       Hajatan besar bangsa Indonesia tinggal tujuh hari lagi. Penyelenggara Pemilu mulai memasuki masa-masa sibuk yakni mempersiapkan segala kebutuhan Logistik Pemilu. seperti yang dijumpai Waradesa di Sekretariat PPK Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar di Kantor Camat Nglegok. 
Gedung Serbaguna 24x12 meter ini sudah dipenuhi oleh kotak suara yang berisi logistik Pemilu seperti Surat suara, Formulir-formulir , serta perlengkapan pemungutan suara lainnya sejak 5 hari yang lalu. Namun menurut Pokja Logistik PPK Kecamatan Nglegok Moch. Agus Sofa, S.Com. bahwa sampai saat ini logistik Pemilu belum sepenuhnya diterima PPK, masih banyak kekurangan yang harus segera dicukupi antara lain Formulir Model C , C1 ukuran Plano sebagian halaman belum ada dan masih order ke Gudang Logistik KPU. Menurut Beliau semua kekurangan logistik tersebut harus sudah lengkap sebelum tanggal 5 april sehingga distribusi ketingkat PPS tidak terlalu dekat dengan hari pelaksanaan.
Add caption

DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA MENGGELAR TASYAKURAN PERNGHARGAAN LOMBA

Selain meresmikan Musholla Al Munawwir di Lingkungan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga memberikan penghargaan kepada Camat Wlingi, Totok Tri Wibisono,SE yang telah sukses membawa harum nama Kabupaten Blitar di tingkat nasional dalam Wahana Tata Nugraha kategori Kota Kecil. Keikutsertaan lomba yang digelar oleh Kementerian Perhubungan ini, kali pertama bagi Kabupaten Blitar. Selain penghargaan WTN, Bupati Blitar juga menyerahkan piala juara III Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK) Tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Sumenep akhir April lalu kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Wara Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok. Lomba KIM Tingkat provinsi ini selain diraih Kabupaten Blitar sebagai juara 3, Kota Malang meraih juara 1, Kota Surabaya juara 2 dan juara 4 oleh Kabupaten Bojonegoro.
KIM ini menurut Dra. Sri Wahyuni, MSi, Kabid Komunikasi dan Informatika Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika memiliki peran strategis dalam upaya menjawab tantangan. Mengingat KIM sebagai komunitas masyarakat informasi yang tumbuh dan berkembang di tengah – tengah kehidupan masyarakat khususnya di Indonesia. Mereka merupakan masyarakat yang sadar informasi. Diharapkan, bisa berperan menjadi fasilitator untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan informasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat (top down) atau sebaliknya antara masyarakat dan pemerintah (bottom up). KIM sebagai agen informasi, berperan aktif mendistribusikan informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, sehingga masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif yang bermanfataan untuk menopang aktivitas mereka. Disebutkan pula, jumlah KIM di Kabupaten ini ada sekitar 6 KIM, antara lain; Waradesa – Desa Sumberasri Nglegok, Bumi Penataran – Kelurahan Nglegok, Wanita Mandiri – Desa Minggirsari Kanigoro, Tunggal Raos – Beru Wlingi, Guyup Santosa – Ploserejo Kademangan. Kegiatan KIM diantaranya; pemberdayaan informasi masyarakat, penyalur informasi pembangunan, mengolah, memilah dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sementara KIM yang pernah mewakili Kabupaten Blitar dalam lomba di Sumenep beberapa waktu lalu, KIM Guyup Santosa, Desa Plosorejo, Kademangan, Tahun 2009 Juara 2 Tingkat Bakorwil, KIM Bumi Penataran, Kelurahan Nglegok, Tahun 2011, Juara 3 Tingkat Bakorwil Madiun dan KIM Waradesa, Desa Sumberasri, Kec. Nglegok: Juara 1 tingkat Bakorwil Madiun (2012) dan Juara 3 tingkat Provinsi Jatim. Dikatakn pula, sesuai himbauan Bapak Wakil Bupati Blitar, bahwa untuk Tahun 2013 seluruh desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Blitar diwajibkan untuk membentuk KIM dan telah didukung oleh ADD yang besarnya sesuai dengan kemampuan desa masing-masing.
Selain pemberian penghargaan tersebut, Bupati Blitar juga menyerahkan dokumen Pass Kapal Kecil secara simbolis kepada nelayan pesisir selatan yang mempunyai kapal dibawah ukuran 5 GT. “Dengan memiliki dokumen kapal tersebut tidak hanya sebagai bukti keabsahan kepemilikan, namun lebih dari itu sebagai bukti kelaikan jalan sebuah kapal, ujarnya. Bupati Blitar juga berharap, kerjasama dengan PPN Prigi terus dilanjutkan sampai tersedianya tenaga teknis yang membidangi pengukuran kapal pada Pemerintah Kabupaten Blitar.(humas)

Aneka Jajanan Khas Blitar Di Stand Pameran KIM Sumenep



Blitar,23 April 2013.Merupakan  jajanan khas Kabupaten Blitar adalah ,opak gambir,sambel pecel,peyek dan camilan yang lainnya.jajanan tsb di produksi oleh UKM Almadinah Home Industri,yang ada di Ds.Tambakboyo Sanankulon Blitar.Dengan peran serta KIM Wara Desa,  usaha yang di rintis bersama oleh Hj.Nurul Hidayah bisa di pasarkan di wilayah Blitar dan sekitarnya.Bagi peminat jajanan khas Blitar,kami persilahkan mampir di stand KIM Wara Desa Blitar yang saat ini di gelar di Gedung Adipoday Sumenep.Anda akan di manjakan dengan macam macam jajanan yang bisa memanjakan lidah anda....(merdino).

Pembibitan Pohon Durian di Stand KIM Waradesa di Sumenep.

Blitar,23 April 2013.Satu lagi produk unggulan dari binaan KIM WaraDesa adalah pembibitan dan pemberdayaan pohon Durian.Pembibitan di lakukan di Desa Sumberasri kecamatan Nglegok,Kabupaten Blitar.Ini sudah di lakukan sejak tahun 2008 sampai sekarang,dan telah menghasilkan ribuan bibit durian yang sudah tersebar di Kabupaten Blitar dan sekitarnya.Bahkan Sudah memulai di perkenalkan di malaysia .(Merdino)