Tampilkan postingan dengan label Layanan Publik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Layanan Publik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 April 2015

Mulai 1 April, Tiket KA Ekonomi Akan Disesuaikan


Per 1 April 2015 tarif KA Kelas Ekonomi Jarak Sedang dan Jarak Jauh serta KRL Jabodetabek akan mengalami penyesuaian. Keputusan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM. 17 Tahun 2015. Sebelumnya, peraturan menteri yang mengatur mengenai tarif KA Kelas Ekonomi diatur dalam PM No. 5 Tahun 2014. Dengan diberlakukannya Peraturan Menhub No. 17 Tahun 2015, maka Peraturan Menteri Perhubungan No.5 Tahun 2014 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Empat faktor utama yang menyebabkan perlunya dilakukan penyesuaian tarif tiket KA kelas ekonomi diantaranya:

Strategi Hadapi MEA



Blitar MEA belakangan ini buming di Blitar. Pemerintah kab.Blitar mulai memperkenalkan MEA kepada masyarakat. Dikutip dari http://ppid.blitarkab.go.id bahwa  Indonesia  dapat dikategorikan menjadi yang paling akhir memulainya. Dikarenakan baru pada Tahun 2014 inilah terbit Keppres 37 Tahun 2014 tentang Komite Nasional menghadapi MEA yang ditindaklanjuti dengan Inpres No.6 Tahun 2014. Atas dasar itulah Pemerintah Kabupaten Blitar mengambil langkah prakarsa untuk mempersiapkan diri diantaranya dengan sosialisasi menghadapi MEA. Semua pihak harus menyiapkan startegi yang dipakai agar mampu bersaing di pasar bebas. Demikian sambutan Bupati Blitar, H.Herry Noegroho saat membuka cara sosialisasi MEA di Kabupaten Blitar, Senin (23/5) di Ruang Perdana Kantor Bupati Blitar.

Jumat, 19 April 2013

PENGGUNAAN LAHAN TNI ANGKATAN UDARA UNTUK PEMBANGUNAN LAPANGAN TERBANG DI DESA PONGGOK KEC. PONGGOK, MENGGUNAKAN SISTEM PINJAM PAKAI

Menurut Kepala Bappeda Kab. Blitar Mangatas Lomban Tobing, dari hasil koordinasi Pemkab. Blitar dengan Kepala Kanwil Dirjen Kekayaan Negara Surabaya, terdapat 2 opsi pola kerja sama Pemkab. Blitar dengan TNI AU terkait rencana penggunaan lahan seluas 32 ha di Desa Ponggok Kec. Ponggok untuk pembangunan Lapangan Terbang, yakni dengan sistem sewa atau pinjam pakai. Namun tampaknya rencana penggunaan lahan tersebut lebih mengerucut pada sistem pinjam pakai, di mana Pemkab. Blitar tidak harus memberikan kontribusi kepada pihak TNI AU. Mengingat status lahan tersebut juga merupakan aset negara, sehingga pemanfataannya pun bisa dilakukan bersama-sama. Dengan sistem pinjam pakai, maka penggunaan lahan tersebut akan diperpanjang setiap 2 tahun sekali. Sementara saat disinggung soal penyelesaian lahan milik desa (bengkok) seluas 30 ha dan warga seluas 25 ha, Tobing mengaku baru akan dibicarakan lebih lanjut setelah ada kejelasan resmi terkait status penggunaan lahan TNI AU. Pembangunan Lapter di Desa Ponggok Kec. Ponggok tersebut membutuhkan lahan seluas 87 ha, yang terdiri dari lahan TNI AU, tanah kas desa, dan lahan milik warga sekitar. Diperkirakan anggaran yang terserap mencapai Rp. 300 miliar lebih. Karenanya Pemkab. Blitar  akan mengajukan bantuan dana pada pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jatim. ( Irma Yuniar )

Kamis, 18 April 2013

UNTUK MENGUSIR TIKUS SAWAH, PETANI BUDAYAKAN BURUNG HANTU

Hama tikus menjadi persoalan bagi petani. Sehingga untuk mengusir hama tikus di sawah warga Desa Kerjen Kecamatan Srengat mengembangkan budidaya burung hantu. Budidaya burung hantu itu sudah di mulai sejak Tahun 2012 lalu. Awalnya menangkarkan 7 pasang burung hantu yang dewasa, saat ini dengan tiga sangkar yang di kembangkan di sawah sudah berkembang. Menurut keterangan ketua Gapoktan Kerjen Kalimi, satu ekor burung hantu bisa menjangkau 6 - 9 hektar lahan pertanian untuk memakan tikus. Dan untuk melestarikan keberadaan burung hantu dibuat perdes pelarangan membunuh burung hantu di wilayah tersebut. Sementara petugas penyuluh pertanian Kab. Blitar. Jadi mengaku sangat terbantu dengan keberadaan predator burung Hantu di sawah karena bisa meningkatkan produktifitas padi petani di kawasan Kerjen. Dan pihaknya terus akan melakukan budidaya di beberapa tempat yang lain. Mengingat pemberantasan hama tikus dengan menggunakan burung hantu sangat efektif. Dari indukan burung hantu 20 ekor dan saat ini terus berkembang setiap harinya mampu memangsa 2 - 6 ekor tikus. (Ida Royani).

Selasa, 16 April 2013

48 RIBU LEBIH KEPING E-KTP WARGA KABUPATEN BLITAR DI DISTRIBUSIKAN

Menurut keterangan Kepala Bidang Pendaftaran dan Proyeksi Penduduk Dispendukcapil Kab. Blitar, Anggo Takdir Hanuji untuk tahap pertama ada sebanyak 48.216 keping e-KTP yang sudah didistribusikan ke masing-masing kecamatan. Dan saat ini setidaknya ada sekitar 600.000 lebih yang masih dalam tahap verifikasi data. Dan jika selesai secepatnya akan segera didistribusikan ke warga. Lebih jauh Anggo mengungkapkan secara teknis untuk pengambilan KTP, warga akan mendapatkan undangan dari kecamatan waktu pengambilan e-KTP. Dan telah disepakati oleh semua pihak pengambilan e-KTP sekaligus dilakukan aktivasi agar masyarakat yang telah menerima e-KTP bisa langsung memanfaatkan e-KTP yang sudah jadi. Sementara lanjut Anggo bagi warga yang belum menerima e-KTP masih bisa menggunakan KTP Lama dan jika masa berlakunya sudah habis, sesuai ketentuan ada perpanjangan hingga 31 Desember 2013 dengan disertai surat keterangan dari camat. (Ida Royani).

Sabtu, 13 April 2013

DAFTAR KEBERANGKATAN KERETA API STASIUN GARUM

DAFTAR KEBERANGKATAN
NAMA KERETA API
BERANGKAT
STASIUN TUJUAN
Penataran
04.39
Surabaya Kota lewat Kepanjen, Malang, Lawang, bangil, Porong, Sidoarjo, Wonokromo, Surabaya Gubeng
07.34
10.22
13.11
17.23
Rapih Dhoho
09.55
Surabaya Kota lewat Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Surabaya Gubeng
12.43
15.50
Matarmaja
16.45
Jakarta – Pasar Senin
 

TARIF KERETA API
KA PENATARAN
KA RAPIH DHOHO
Kepanjen
Rp. 4.000 ,-
Blitar
Rp. 4.000 ,-
Malang
Rp. 4.000 ,-
Tulungagung
Rp. 4.000 ,-
Lawang
Rp. 4.000 ,-
Kediri
Rp. 4.000 ,-
Bangil
Rp. 5.500 ,-
Kertosono
Rp. 5.500 ,-
Sidoarjo
Rp. 5.500 ,-
Jombang
Rp. 5.500 ,-
Surabaya
Rp. 5.500 ,-
Mojokerto
Rp. 5.500 ,-


Sepanjang
Rp. 9.500 ,-


Wonokromo
Rp. 9.500 ,-


Surabaya Kota
Rp. 9.500 ,-
 

TARIF KERETA API MATARMAJA
STASIUN TUJUAN
HARGA
Madiun
Rp. 37.000 ,-
Solo Jebres
Rp. 37.000 ,-
Semarang Poncol
Rp. 37.000 ,-
Pekalongan
Rp. 37.000 ,-
Tegal
Rp. 37.000 ,-
Cirebon
Rp. 40.000 ,-
Cikampek
Rp. 47.000 ,-
Bekasi
Rp. 51.000 ,-
Jatinegara
Rp. 51.000 ,-
Pasar Senin
Rp. 51.000 ,-

Jumat, 12 April 2013

RIBUAN KM JALAN DI KABUPATEN BLITAR MASIH BERUPA JALAN TANAH DAN MAKADAM

Dinas PU Binamarga dan Pengairan Kab. Blitar mencatat hingga Tahun 2013 masih terdapat ribuan kilometer jalan-jalan di Kab. Blitar yang masih berupa tanah dan makadam. Menurut Kabid Pemeliharaan  Jalan dan Jembatan Sudarman, dari panjang jalan di Kab. Blitar yang mencapai 4000 lebih km, 2.435 diantaranya sudah beraspal, namun hanya 1.300 km saja yang termasuk jalan Kabupaten yang menjadi tanggung jawab Dinas PU Binamarga dan Pengairan sedangkan sisanya 1.135 km merupakana jalan lingkungan, 34 km jalan beton, 599 km jalan makadam, serta 1.394 km masih berupa jalan tanah. Sesuai SK Bupati No 188/351/409.012/KPTS/2011 tentang Penetapan Ruas-Ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Kabupaten, Jalan Makadam dan Jalan Tanah tidak Termasuk Klasifikasi Jalan yang Wajib Ditangani Dinas PU Binamarga  dan Pengairan, karena jalan-jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar desa. Sehingga jika terjadi kerusakan atau jika warga mengingainkan adanya peningkatan klaasifikasi jalan ke makadam atau aspal maka harus melalui swadaya masyarakat. Lanjut  Sudarman, meski demikian sesuai kebijakan Bupati, tidak menutup kemungkinan pembangunan jalan makadam dan jalan tanah dibiayai dari APBD yakni melalui DAU. ( Irma Yuniar )

Kamis, 11 April 2013

BUPATI BLITAR BERHARAP, KELURAHAN KLEMUNAN REBUT JAWARA “HATINYA PKK”

Kabupaten Blitar kembali maju dalam perlombaan bergengsi tingkat nasional. Kali ini Kelurahan Klemunan satu diantara kelurahan di kabupaten ini mewakili Provinsi Jawa Timur dalam lomba Hatinya PKK. Ini setelah menyisihkan sekitar 530 daerah dari 30 provinsi di Indonesia. Harapannya, Kelurahan Klemunan Kecamatan Wlingi mampu menjadi jawara. Ini seperti yang disampaikan Bupati Blitar Herry Noegroho dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati Blitar, H.Rijanto di Gedung Pertemuan Kelurahan Klemunan, Selasa (9/8). Dikatakan pula, Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar tidak hanya sekali dua kali menorehkan prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. Untuk itu, dalam kesempatan lomba kali ini, harapannya tetap sama yakni menjadi juara terbaik. Lebih lanjut diungkapkannya, mayoritas daerah di Kabupaten Blitar telah mengaplikasikan Hatinya PKK (halaman asri, teratur, indah dan nyaman). Termasuk mengoptimalkan Rumah Pangan Lestari. Karena masyarakat di Kabupaten Blitar telah menyadari betapa pentingnya katahanan pangan. Selain itu dengan Hatinya PKK, ekonomi masyarakat bagus otomatis kesejahteraan mereka juga meningkat. Pasalnya, di halaman mereka sudah tersedia berbagai macam sayur, buah yang lebih dari cukup untuk dikonsumsi keluarga bahkan dijual. Sementara itu, Ketua Tim Penilai Nasional, Ismarliyah Iswarto saat membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Nasional mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blitar atas upaya meningkatkan 10 Program PKK di wilayah ini. Karena kerja keras , partispasi masyarakat dan pemerintah, kabupaten ini mampu masuk 6 besar dalam lomba Hatinya PKK. Menurutnya pula, keikutsertaan Kabupaten BLitar dalam ajang kali ini mewakili Jatim bukan semata mengejar target juara, tetapi lebih pada menilai sejauh mana manfaat PKK dalam meningkatkan pembangunan. Mengingat, PKK adalah mitra kerja pemerintah yang turut meningkatkan hasil pembangunan disegala bidang. Dan lomba kali ini menurutnya, merupakan alat pacu yang akan menentukan nominasi apakah masuk dalam prakarti utama atau prakarti madya. “Kehadiran Tim penilai dari nasional ini bertujuan untuk memastikan, cek lapangan bahwa Klemuman memang pantas masuk 6 besar nasional. Pasalnya selama ini, bukan secara administrasi saja yang bagus, namun fakta dilapangan harus demikian pula, “ katanya. Ketua Tim ini menilai, optimis, Kabupaten Blitar mampu meraih juara seperti harapan semua warga Kabupaten Blitar. Untuk memastikan Kelurahan Klemunan memang layak masuk 6 besar sekaligus berharap menjadi yang terbaik dalam lomba kali ini, Lilik Buroidah, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Klemunan memaparkan kondisi wilayah ini. Dengan empat Lingkungan, seluruh wilayah di Klemunan telah menerapkan hatinya PKK sekaligus Rumah Pangan Lestari. Melalui Tema, “Kita Wujudkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Hatinya PKK”, Klemunan memiliki beberapa program kegiatan antara lain; gubug saresehan, gotong royong, bercocok tanam melalui polibag, pengembnagan berkoperasi, prencanaan sehat yakni pembinaan penyediaan ruang konsultasi remaja sehat, serta kelestarian lingkungan. Dihadapan undangan yang hadir, yakni sekretaris daerah Kabupaten Blitar, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, dan Anggota Forpimda, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Klemunan ini berharap sekaligus optimis, Klemunan bakal meraih yang terbaik dari 5 daerah lainnya. Sekedar catatan, usai potong buah hasil budidaya Kelompok PKK Kelurahan Klemunan. Tim juga meninjau lokasi Hatinya PKK di Lingkungan Klemunan. (Humas)

Selasa, 09 April 2013

PUNCAK BULAN BAKTI GOTONG ROYONG MASYARAKAT TINGKAT PROPINSI TAHUN 2013 AKAN DIPUSATKAN DI KAB. BLITAR

Puncak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Propinsi Jawa Timur Tahun 2013 akan dipusatkan di Kab. Blitar. Menurut Kepala Bapemas Kab. Blitar Agus Budi Handoko, secara teknis Puncak Peringatan BBGRM akan diawali dengan pencanangan BBGRM oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan pemberian penghargaan kepada kader PKK serta pemenang lomba tingkat Provinsi. Berikutnya dilanjutnya dengan pembukaan Pameran Produk Kreatif yang diikuti oleh semua Kab/Kota di Jatim, SKPD Provinsi Jawa Timur, dan UKM Kab. Blitar, serta melibatkan beberapa komunitas diantaranya komunitas pecinta keris, photografi dan pertuni. Pameran ini akan berlangsung pada tanggal 1 s/d 5 Mei 2013. Tidak hanya itu, lanjut Agus dalam Puncak Peringatan BBGRM tahun ini juga akan dilaksanakan beberapa kegiatan seperti lomba anak-anak, mocopat, mading, membatik, dan diakhiri dengan Fun Bike Gotong Royong yang rencananya akan dihadiri Wakil Gubernur Jatim Saifulah Yusuf. Sementara lokasi Puncak Peringatan BBGRM akan dipusatkan di lahan Kantor Bupati di Kel. Kanigoro Kec. Kanigoro. Ini sekaligus mensosialisasikan kepada semua Kab/Kota di Jatim terkait rencana kepindahan pusat Ibukota Kab. Blitar di Kec. Kanigoro.  (Irma Yuniar)

Senin, 08 April 2013

PEMKAB. BLITAR TARGETKAN MASTER PLAN PENGEMBANGAN KAWASAN CANDI PENATARAN SEGERA SELESAI

Keterangan ini diungakapkan Kepala Disporbudpar Kabupaten Blitar Suwandito. Menurutnya Candi penataran tidak hanya IKON Kab. Blitar namun juga Jawa Timur mengingat Candi Penataran merupakan candi terbesar Jawa Timur. Untuk itu saat ini Pemkab. Blitar tengah membuat master plan pengembangan kawasan Candi Penataran. Direncanakan lanjut Suwandito kawasan Candi Penataran akan dikembangkan secara terpadu dengan kawasan wisata rekreasi yang berdekatan dengan candi yaitu wisata air. Ditargetkan master plan kawasan Candi Penataran bisa segera selesai secepatnya sehingga akan dijadikan sebagai dasar untuk pengajuan anggaran ke APBN. Lebih jauh Suwandito mengatakan dengan pengembangan kawasan Candi Penataran akan berimplikasi pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar sehingga kesejahteraan semakin meningkat. (Ida Royani)

Jumat, 05 April 2013

CEGAH KASUS TKI, DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KAB. BLITAR MENERBITKAN BUKU SAKU PROSEDUR PEMBERANGKATAN TKI

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Blitar Djohar Sutrisno, buku saku tersebut berisi tentang prosedur pemberangkatan TKI ke luar negeri. Mulai dari proses pendaftaran calon TKI , bagaimana selama TKI berada di penampungan, serta proses pembekalan akhir untuk TKI sebelum diberangkatkan ke Luar Negeri. Buku saku ini nantinya akan dibagikan kepada Kepala Desa, Kepala Kelurahan, mengingat Kepala Desa merupakan ujung tombak informasi kepada masyarakat. Sehingga Kepala Desa/lurah bisa ikut mensosialisasikan prosedur pemberangkatan TKI yang benar dan legal pada masyarakat secara lebih luas. Tidak hanya Kepala Desa, Kepala Kelurahan, buku saku tersebut rencananya juga akan dibagikan kepada Camat dan Kepala SKPD. (Irma Yuniar)

Rabu, 03 April 2013

SATPOL PP AKAN MENERTIBKAN BANGUNAN KIOS

Satpol PP Kab. Blitar mengancam bakal menertibkan bangunan kios di desa Selopuro, jika tidak segera mengurus ijin. Demikian ditegaskan Kepala Satpol PP Kab. Blitar Toha Mashuri terkait pengaduan warga melalui program Cakrawala Persada, perihal keberadaan bangunan kios semi permanen yang  ada di Desa Selopuro Kec. Selopuro. Dari hasil kroschek lapangan, diakuinya bangunan kios tersebut didirikan di atas saluran air, dan menutupi akses jalan menuju area persawahan. Sehingga petani yang hendak memasukkan peralatan pertanian merasa  kesulitan. Meski demikian secara langsung pihaknya belum menerima permintaan warga agar bangunan tersebut dibongkar, mereka hanya meminta agar diberi akses jalan menuju sawah. Disinggung mengenai ijin bangunan, menurut Toha dari informasi yang diperolehnya pemilik kios sudah menyampaikan ijin secara lesan pada Dinas PU Binamarga dan Pengairan, dan akan diteruskan dengan ijin tertulis. Pihaknya sendiri masih menunggu itikad baik pemilik kios untuk mengurus ijin yang diperlukan, jika tidak maka pihaknya akan menertibkan bangunan tersebut. Sementara terdapat dua kios yang sudah terlanjur dibangun. Kios berukuran 1,5 meter kali 2 meter itu memanfaatkan saluran air di sekitar area persawahan milik warga. (Ida Royani)

Senin, 19 November 2012

Tata Cara Memperoleh Informasi Publik


Tata cara memperoleh informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang KIP, dijabarkan dalam Pasal 21 dan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Bagan alur mekanisme permohonan dapat dilihat pada gambar berikut.

 







Senin, 28 Mei 2012

e-KTP KECAMATAN NGLEGOK RAMPUNG 4 BULAN

Pelayanan e-KTP Kecamatan Nglegok diperkirakan akan rampung 4 bulan lagi. Prediksi itu semakin yakin jika dilihat dari peningkatan pelayanan. Diawal pelaksanaan e-KTP memang terkesan lambat selain para petugas perlu adaptasi terhadap teknologi juga kesadaran masyarakat terhadap proses e-KTP masih rendah. Namun seiring gencarnya sosialisasi  di desa-desa yang dilakukan oleh Pemerintah desa  dan elemen lain seperti keberadaan KIM maka kesadaran masyarakat mulai nampak sehingga dapat mempercepat proses perekaman.
Di Kecamatan Nglegok  penduduk yang telah wajib KTP mencapai 60.927 jiwa. Diawal pelaksanaan perekaman data hanya mencapai rata-rata 200 jiwa setiap hari namun sekarang dapat mencapai rata-rata 400 jiwa mulai pukul 08.00 s/d 19.00. Sampai dengan saat ini penduduk yang sudah melakukan perekaman data sudah 8.379 jiwa. Sebagaimana diungkap Petugas e-KTP Kecamatan Nglegok  Tri Nataliasari dan Romi Maharani  pada hari Jum’at 25 Mei 2012.
Melihat realita tersebut dapat diprediksi pelaksanaan perekaman data e-KTP Kecamatan Nglegok akan selesai empat bulan mendatang. “kalau pelayanan tetap lancar, artinya tidak ada gangguan kira-kira selesai bulan September, tapi bisa juga molor karena pasti ada susulan-susulan ” ungkap Tri.     Setelah wajib KTP selesai diproses berarti pelayanan e-KTP selanjutnya berjalan normal atau pemohon tidak perlu ngantri seperti saat ini.  End.

Rabu, 16 Mei 2012

PERLUKAH INFORMASI PUBLIK?

Era keterbukaan informasi telah dikenal di hampir seluruh negara, tanpa terkecuali di Indonesia, sehingga keterbukaan diberbagai instansi sebagai Badan Publik atas informasi yang menjadi hak masyarakat untuk dapat diakses menjadi sebuah keniscayaan. Disamping itu, dalam rangka turut serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih sebagai cerminan demokrasi di Indonesia, peran serta masyarakat dalam setiap pembuatan kebijakan public mutlak diperlukan. Untuk itu, adalah hal yang wajar ketika transparansi dan akuntabilitas menjadi nilai utama yang berusaha diwujudkan dengan membuka akses informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sejalan dengan amanah UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan dalam rangka memberikan pelayanan informasi yang optimal kepada masyarakat, berbagai instansi dipemerintahan di Indonesia telah menetapkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas akses informasi publik. Layanan Informasi Publik Online merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mengajukan permohonan informasi publik disamping ketersediaan informasi xang sudah dapat diakses secara langsung melalui website resmi. Dengan Layanan Informasi Publik Online ini, diharapkan jarak dan waktu tidak lagi menjadi halangan yang berarti dalam memenuhi hak masyarakat atas informasi publik.

Asas Keterbukaan Informasi Publik:
1.    Setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat di akses oleh setiap Pengguna Informasi Publik.
2.    Informasi Publik yang dikecualikan bersifat ketat dan terbatas.
3.    Setiap Informasi Publik harus dapat diperoleh setiap Pemohon Informasi Publik dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan, dan sederhana.
4.    Informasi Publik yang dikecualikan bersifat rahasia sesuai dengan Undang-Undang, kepatutan, dan kepentingan umum didasarkan pada pengujian tentang konsekuensi yang timbul apabila suatu informasi diberikan kepada masyarakat serta setelah dipertimbangkan secara seksama bahwa menutup Informasi Publik dapat melindungi kepentingan yang lebih besar dari pada membukanya atau sebaliknya.

Tujuan Keterbukaan Informasi Publik:
1.    Menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, dan proses pengambilan keputusan publik, serta alasan pengambilan suatu keputusan publik;
2.    Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik;
3.    Meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan Badan Publik yang baik;
4.    Mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan;
5.    Mengetahui alasan kebijakan publik yang memengaruhi hajat hidup Orang banyak;
6.    Mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa; dan/ atau
7.    Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan Badan Publik untuk menghasilkan layanan informasi yang berkualitas.

Salah satu alamat Layanan Informasi Publik

WARGA SUMBERASRI DALAM MEMPERINGATI HARI BUMI

              Sekitar seribu lebih peserta Jelajah Lereng Kelud tingkat Jawa Timur antusias mengikuti jelajah alam menyusuri pegunungan...